ArtikelDiskusiRiwayat

Sejarah Lotere di Asia

Dari Lotopedia, ensiklopedia lotere dan permainan angka

Ringkasan

Kawasan Asia memiliki tradisi permainan angka dan lotere yang sangat panjang, dimulai dari permainan keno pada masa Dinasti Han di Tiongkok lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Saat ini, Asia merupakan salah satu pasar lotere terbesar di dunia, dengan operator-operator resmi berskala besar seperti Singapore Pools, Hong Kong Jockey Club, dan PCSO Philippines. Pada saat bersamaan, praktik permainan angka informal — yang di Indonesia dikenal sebagai togel — juga berkembang pesat di berbagai negara di kawasan ini.[1]

Tiongkok — asal usul keno

Tiongkok dianggap sebagai salah satu tempat kelahiran permainan tebak angka. Permainan yang dikenal sebagai keno diyakini telah ada sejak masa Dinasti Han (206 SM – 220 M). Permainan ini menggunakan karakter-karakter dari puisi klasik Tiongkok Thousand Character Classic sebagai penanda alih-alih angka. Pada era modern, China Welfare Lottery yang didirikan pada tahun 1987 dan China Sports Lottery (1994) menjadi dua operator lotere utama di Tiongkok daratan, keduanya dikelola oleh negara.[2]

Jepang — Takarakuji

Di Jepang, tradisi lotere dapat ditelusuri hingga periode Edo (1603–1868), ketika kuil dan tempat ibadah tertentu menerima izin resmi untuk menyelenggarakan lotere yang disebut tomikuji. Praktik ini kemudian dilarang di bawah Hukum Pidana era Meiji. Lotere modern Jepang, yang dikenal sebagai Takarakuji, diluncurkan kembali pada tahun 1945 untuk membiayai kebutuhan pasca-perang. Saat ini, Takarakuji dikelola oleh pemerintah daerah dan tersedia dalam berbagai format termasuk lotere angka, lotere instan, dan lotere berhadiah besar (jumbo). Pembelian tiket lotere dari pemerintah asing dilarang di bawah hukum Jepang.[3]

Singapura — Singapore Pools

Singapore Pools didirikan pada tanggal 23 Mei 1968 sebagai satu-satunya operator taruhan legal di Singapura. Pendirian ini dimotivasi oleh keinginan pemerintah untuk memberikan alternatif legal terhadap jaringan perjudian ilegal yang marak pada masa itu. Singapore Pools mengoperasikan beberapa produk termasuk Toto (sejak 1968), Singapore Sweep (sejak 1969), dan 4D (sejak 1986).[4]

Pasaran Singapore (SGP) kemudian menjadi salah satu pasaran togel paling populer secara internasional, terutama di kalangan pemain togel di Indonesia dan Malaysia. Hasil pengundiannya menjadi acuan utama bagi platform togel daring di Asia Tenggara.

Hong Kong — Jockey Club

Hong Kong Jockey Club (HKJC) didirikan pada tahun 1884, awalnya sebagai organisasi penyelenggara pacuan kuda. Pada tahun 1975, HKJC mulai mengoperasikan Mark Six, lotere angka resmi Hong Kong. HKJC merupakan organisasi amal terbesar di Hong Kong, dengan kontribusi sosial yang mencapai miliaran dolar setiap tahunnya.[5]

Pasaran Hongkong (HK) dikenal karena jadwal pengundian hariannya (setiap malam sekitar pukul 23:00 WIB) dan merupakan salah satu pasaran yang paling banyak dimainkan oleh pemain togel di Indonesia, bersaing dalam popularitas dengan pasaran Singapore.

Macau — Toto Macau

Macau, yang dikenal sebagai "Las Vegas dari Asia", memiliki industri perjudian yang jauh lebih besar dari Las Vegas dalam hal pendapatan kasino. Dalam konteks lotere, Toto Macau menjadi salah satu pasaran togel paling populer di kalangan pemain daring Indonesia karena frekuensi pengundiannya yang tinggi — hingga 6 kali sehari. Frekuensi ini jauh melampaui pasaran tradisional seperti Singapore atau Hongkong yang hanya melakukan pengundian sekali sehari atau beberapa kali seminggu.[6]

Malaysia — Magnum, Sports Toto, Damacai

Malaysia memiliki tiga operator lotere swasta utama yang beroperasi secara legal: Magnum Corporation (Magnum 4D), Sports Toto Malaysia, dan Pan Malaysian Pools (Damacai/Da Ma Cai). Ketiga operator ini menyelenggarakan pengundian pada hari Rabu, Sabtu, dan Minggu. Format permainan utama yang ditawarkan adalah 4D, di mana pemain memilih kombinasi 4 digit angka — format yang sama dengan toto 4D yang populer di Indonesia.

Lotere di Malaysia hanya boleh dioperasikan oleh entitas yang memiliki lisensi dari pemerintah, dan penjualan tiket lotere kepada warga Muslim secara resmi dilarang sesuai dengan hukum syariah yang berlaku di negara tersebut.

Filipina — PCSO

Philippine Charity Sweepstakes Office (PCSO) didirikan pada tahun 1934 sebagai badan pemerintah yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan lotere di Filipina. PCSO mengoperasikan berbagai produk lotere termasuk Ultra Lotto 6/58, Grand Lotto 6/55, Super Lotto 6/49, Mega Lotto 6/45, dan beberapa format lainnya. Hasil dari operasional PCSO dialokasikan untuk program kesehatan dan amal.

Pasaran PCSO juga tersedia di beberapa platform togel daring yang melayani pemain Indonesia. PAGCOR (Philippine Amusement and Gaming Corporation), badan pengatur perjudian Filipina yang terpisah dari PCSO, menerbitkan lisensi untuk operator kasino dan perjudian daring — termasuk lisensi yang diklaim oleh beberapa platform togel daring seperti TotoVIP.[7]

Indonesia

Indonesia memiliki sejarah unik dengan permainan angka, ditandai oleh periode lotere era kolonial, era SDSB (1987–1993), dan perkembangan togel daring di era modern. Meskipun seluruh bentuk perjudian dilarang berdasarkan hukum Indonesia, praktik togel tetap menjadi fenomena budaya dan sosial yang signifikan. Pembahasan lengkap tersedia di halaman Sejarah Togel di Indonesia.

Negara Asia lainnya

Beberapa negara Asia lainnya juga memiliki tradisi lotere yang berkembang. Korea Selatan mengoperasikan Nanum Lotto sejak tahun 2002, dengan pengundian mingguan setiap hari Sabtu. Taiwan memiliki Taiwan Lottery yang dikelola secara resmi. Thailand menyelenggarakan Thai Government Lottery dengan pengundian pada tanggal 1 dan 16 setiap bulan — salah satu lotere dengan pengundian paling jarang di kawasan Asia. Di Asia Selatan, India memiliki sistem lotere yang diatur di tingkat negara bagian, dengan Kerala, Sikkim, dan Goa sebagai negara bagian yang paling aktif menyelenggarakan lotere.

Peta regulasi Asia

NegaraStatus LotereOperator Utama
SingapuraLegal, monopoli negaraSingapore Pools
Hong KongLegal, monopoliHKJC
MalaysiaLegal, 3 operator swasta berlisensiMagnum, Sports Toto, Damacai
FilipinaLegal, badan pemerintah + regulatorPCSO, PAGCOR
TiongkokLegal, monopoli negaraChina Welfare Lottery, China Sports Lottery
JepangLegal, dikelola pemerintah daerahTakarakuji
Korea SelatanLegal, operator berlisensiNanum Lotto
ThailandLegal, monopoli negaraThai Government Lottery
IndonesiaIlegal (UU 7/1974)Tidak ada operator resmi
AustraliaLegal, operator berlisensi per negara bagianTatts Group
Selandia BaruLegal, monopoli negaraNZ Lotteries

Lihat juga

Referensi

  1. Gambaran umum industri lotere Asia, berbagai sumber ensiklopedis dan industri.
  2. Sejarah keno dan lotere Tiongkok, sumber sejarah dan data China Welfare Lottery.
  3. Sejarah Takarakuji, berdasarkan artikel Wikipedia "Lotteries by country" dan sumber Jepang.
  4. Sejarah Singapore Pools, situs resmi Singapore Pools.
  5. Sejarah Hong Kong Jockey Club, situs resmi HKJC.
  6. Informasi Toto Macau berdasarkan data yang tersedia secara publik.
  7. Informasi PCSO dan PAGCOR berdasarkan situs resmi masing-masing badan.
Kategori: Sejarah · Pasaran Asia
Halaman ini terakhir diubah pada 28 Maret 2026, pukul 12:00 WIB.